Cara Pasang Iklan Model Banner Pada Aplikasi Android


Ngulik Kode - Pada artikel sebelumnya saya sudah memberikan penjelasan tentang model iklan yang sering kali digunakan untuk pengembang aplikasi khususnya android. Pada tutorial kali ini saya ingin menunjukan kepada kalian cara memasang dan menampilkan iklan model banner pada aplikasi android. Jika anda pemula dalam hal Google Mobile Ads, artikel ini tepat untuk anda yang baru ingin memulai memasang iklan pada aplikasi yang anda buat.


Konfigurasi dan Persiapan Apa Saja Yang Dibutuhkan

1. Langkah pertama anda harus membuat proyek baru terlebih dahulu.
2. Kemudian melakukan konfigurasi pemberian nama proyek dan package.
3. Pada bagian penentuan build target, pilih SDK minimum versi 9 : android 2.3 (Gingerbread) itu adalah versi minimum yang mendukung Google Ads.
4. Pada saat pemilihan Add an Activity to mobile, anda pilih Blank Acticity.
5. Pada choose optional for your new file, anda langsung saja klik Finish.

Jika anda masih kesulitan dalam membuat proyek baru seperti yang dicontohkan di atas pada android studio anda dapat membaca artikel sebelumnya yang sudah saya post disini : Membuat Project Baru dan Menjalankan Project di Android Studio

6. Sekarang anda masuk ke SDK Manager lihat dan pastikan pada bagian Google Repository sudah terinstall.


Jika pada bagian Google Repository sudah terinstall dan ternyata diminta untuk update silahkan anda update terlebih dahulu. Jika tidak juga tidak masalah, langsung masuk ke proses selanjutnya.

Mulai Proses Pemasangan Iklan Model Banner

1. Menambahkan Google Play Service di aplikasi. Masukan kode berikut pada build.gradle yang biasa terletak pada NamaProject/App/
compile 'com.google.android.gms:play-services-ads:7.5.0'

Jika sudah meletakkan kode diatas, sekarang coba jalankan aplikasi nya apakah ada yang error atau tidak jika tidak maka anda dapat melanjutkannya ke tahap berikutnya.

2. Untuk meta-data tag google play service, permission dan adActivity yang dibutuhkan oleh mobile Ads SDK, modifikasi file AndroidManifest.xml menjadi seperti kode dibawah ini.



3. Sekarang kita akan memasukan Admob ID kedalam aplikasi, anda bisa mendapatkan Admob ID pada https://www.google.com/admob/ kemudian buka file string.xml yang berada pada directory NamaProject/app/src/main/res/values/string.xml

Anda dapat menggunakan kode iklan contoh agar tidak terjadi invalid klik ketika proses debug atau proses test aplikasi.
Kode Contoh Iklan Type Banner : ca-app-pub-3940256099942544/6300978111
Kode Contoh Iklan Type Interstitial : ca-app-pub-3940256099942544/1033173712 
String.xml


4. Untuk menampilkan iklan di layout, anda perlu menambahkan element AdView dan namespace yang dibutuhkan pada activity_main.xml



5. Pada tahap terakhir, anda perlu menambahkan beberapa class java di MainActivity.java untuk load iklan/Ad masuk ke dalam AdView. Buka file MainActivity.java lakukan perubahan seperti kode dibawah ini.



Jika semua tahap sudah diikuti maka selanjutnya adalah test aplikasi apakah terdapat error atau tidak jika tidak erro maka hasilnya akan tampak seperti gambar dibawah ini.


Nah kurang lebihnya seperti itu tampilannya, Sekian tutorial yang dapat saya berikan kepada anda semoga dapat bermanfaat. Jika ada pertanyaan silahkan tanyakan di kolam komentar dibawah.


Previous
Next Post »

3 komentar

Write komentar
Sofia Jr
AUTHOR
January 19, 2017 at 7:33 PM delete

Omm cara bikin proyek y tuh gmna sih om tlong ksih tau donk dan share tutorial ya om thanks

Reply
avatar
My blog
AUTHOR
July 25, 2017 at 1:57 AM delete

cara memasang iklan banner sya di admob itu gmn yah? misal sya ada produk dan pengen di daftarin ke admob

Reply
avatar
Maz Arif
AUTHOR
August 21, 2017 at 12:19 AM delete

Kalau kita mau menampilkan iklan di aplikasi webview, apa cara dan scriptnya sama saja gan?...

Saya sudah coba berkali2 cara agan, namun ketika di compile hasilnya "sayangnya aplikasi telah terhenti" padahal sebelum di modif dengan cara agan hasilnya oke oke aja tu....

Mohon pencerahanya gan....

Reply
avatar

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *