Mengenal Struktur Directory Project Android Pada Android Studio

Mengenal Struktur Directory Project Android Pada Android Studio

Mengenal Struktur Directory Project Android Pada Android Studio


Ngulik Kode - Setelah anda berhasil membuat sebuah project baru, alangkah baiknya anda memahami terlebih dahulu struktur directory project android pada android studio ini agar dalam proses pembuatan aplikasi anda tidak akan kesulitan untuk meletakan kode-kode yang nantinya ketika akan digunakan. Struktur Directory Project Android yang ada pada Android Studio hampir sama dengan Struktur Directory Project Android pada eclipse hanya saja Android Studio memang di khususkan untuk membuat atau mengembangkan aplikasi pada android.

Dengan mengenal dan memahami struktur directory project android beserta fungsi-fungsinya kemungkinan besar anda dapat membuat sebuah aplikasi android sederhana dengan mudah dan cepat. Jika tidak kemungkinan besar anda memahami pemrograman android menjadi sulit dan lama dalam proses pembuatan aplikasi.


Perhatikan pada gambar di atas berikut lumayan sulit setruktur pada project android, mari kita bahas satu persatu folder yang terlihat pada gambar di atas tersebut, pembahasan dimulai dari atas terlebih dahulu.

/manifests

Pada forder ini terdapat file yang bernama AndroidManifest.xml file tersebut sangat penting sekali untuk melakukan konfigurasi dalam pembuatan aplikasi android, di sini lah dimana didefinisikan nama aplikasi, icon aplikasi, semua activity yang ada dalam aplikasi serta permission untuk mengakses hardware maupun resource lainnya.

/java

Pada folder ini terdapat dua folder lagi dengan nama com.packge.aplikasi dan satu lagi com.packge.aplikasi (androidTest) biasanya kita sering bekerja menggunakan folder yang com.packge.aplikasi pada folder ini lah tempat tersimpannya activity atau class yang dibuat, berisi source code java dari aplikasi android. dan ini juga salah satu tempat kerja utama dalam pembuatan aplikasi android.

/res

Pada folder ini terdapat empat folder lagi dengan masing masing nama drawable, layout, mipmap, dan values. Directory resource pada project android, dimana berisi semua resource yang dibutuhkan dalam pembuatan aplikasi android seperti icon, layout, menu, warna, ukuran, string, dimensi, tema, dan lainya. ini juga salah satu tempat kerja yang paling sering dikunjungi ketika pembuatan aplikasi android, bahkan bisa jadi sebagian besar waktu pembuatan dipakai disini.

/res/drawable

Pada folder ini dimana anda dapat meletakan gambar atau icon yang nantinya akan di butuhkan dalam pembuatan aplikasi android.

/res/layout

Pada folder ini dimana anda melakukan atau membuat sebuah tampilan pada peroject aplikasi android, folder ini juga yang paling sering digunakan dalam membuat project aplikasi android.

/res/mipmap

Pada folder ini hampir sama dengan folder drawable namun disini hanya untuk meletakan icon bar untuk project aplikasi android.

/res/values

Pada volder ini dimana anda bisa melakukan perubahan warna tema pada project aplikasi android, dan anda juga bisa membuat string yang di gunakan untuk memberikan judul aplikasi, nama menu, dan lainya.

Itu dia beberapa struktur directory pada project aplikasi android, untuk lebih jelasnya anda bisa lakukan explore kekunaan dari setiap struktur diatas dalam proses development. Struktur di atas itu hanya directory bari bawaan android studio saja ketika anda pertama membuat project baru, tetapi anda juga bisa menambahkanya sesuai yang dibutuhkan.

Sekian penjelasan singkat dari saya, semoga dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan anda dalam pengembangan aplikasi android. Jika ada yang ingin ditanyakan silakan berkomentar di kolam komentar dibawah ini.

Tutorial Cara Membuat Image Button Pada Android Studio

Tutorial Cara Membuat Image Button Pada Android Studio

Tutorial Cara Membuat Image Button Pada Android Studio

Ngulik Kode - Haloo semuanya kali ini saya ingin membagikan cara membuat Image Button dengan effect ketika button di klik pada Android Studio. Pemberian effect pada Image Button ini bertujuan agar terlihat seperti button sesungguhnya ketika di klik akan berganti.

Apa saja yang pertu disiapkan ? Anda perlu menyiapkan dua image button seperti gambar dibawah ini :

Gambar tersebut nantinya yang akan digunakan untuk membuat image button, lalu berinama dengan berbeda agar memudahkan dalam penggunaan nantinya.

1. Jalankan Aplikasi Android Studio

Jalankan aplikasi android studio anda dan mulai membuat project baru, seperti biasa jika anda belum tahu cara membuat project baru pada android studio postingan saya sebelumnya sudah ada pada blog ini di link bawah ini. tinggal anda ikutkan saja dengan benar.

Baca Juga Artikel :
Membuat Project Baru dan Menjalankan Project di Android Studio

2. Membuat File XML Pada Folder Drawable

Setelah selesai membeuat project, lanjut membuat file XML pada folder Drawable seperti contoh gambar dibawah ini :


Setelah itu beri nama file XML nya terserah anda kalau saya memberi nama dengan nama btn_info.xml seperti contoh gambar dibawah :


Jangan lupa pindahkan gambar button yang sudah anda buat ke dalam folder drawable dengan caya copy langsung dari dalam Android Studionya.

Lalu ketikan pada file XML yang baru anda buat tadi seperti dibawah ini 
<!-- Mendefinisikan button saat di klik -->
<item android:drawable="@drawable/info_klik"
android:state_pressed="true" />

<!-- Mendefinisikan button saat terfokus -->
<item android:drawable="@drawable/info_klik"
android:state_focused="true" />

<!-- Mendefinisikan button saat dalam kondisi normal -->
<item android:drawable="@drawable/info" />

Maka akan tampak seperti contoh gambar dibawah ini


Jika semua sudah selesai, maka kembali lagi ke activity_main.xml untuk melakukan pemanggilan image button yang sudah di buat tadi. lalu ketikan kode seperti contoh dibawah ini :
<ImageButton
android:layout_width="wrap_content"
android:layout_height="wrap_content"
android:id="@+id/imageButton"
android:src="@drawable/btn_info"
android:layout_alignParentTop="true"
android:layout_centerHorizontal="true" />

Maka akan tampak seperti contoh gambar dibawah ini



Sampai disini sudah proses pembuatan image button sudah selesai, sekarang tinggal kita coba jalankan projectnya.

Button Sebelum di Klik


Button Sesudah di Klik


Oh iya untuk menghilanggakan garis pinggir agar menjadi trasparant anda bisa mengubahnya pada kode diatas dengan menambahkan android:background="#00000000"

Dan hasilnya menjadi separti ini

Sekian tutorial dari saya, hanya itu yang bisa saya sampaikan untuk anda, jika masih ada yang kurang paham bisa anda tanyankan dikolam komentar dibawah.


Terus kembangkan kemampuan yang anda miliki, agar bisa menjadi yang lebih profesional.
Keep Ngulik Kode :)

Sumber : Ngulik Kode
Menerapkan Back Action Bar Pada Aplikasi Android Dengan Android Studio

Menerapkan Back Action Bar Pada Aplikasi Android Dengan Android Studio

Menerapkan Back Action Bar Pada Aplikasi Android Dengan Android Studio

Ngulik Kode - Haloo kembali lagi dengan saya pad blog ini, lagi-lagi kali ini saya sempatkan untuk membuat artikel kembali walaupun sekarang sudah saya jadwalkan setiap seminggu satu kali atau gak dua kali untuk membuat artikel baru dikarenakan semakin padat jadwal kegiatan saya hehe.

Menerapkan Back Action Bar pada aplikasi android itu sangat berguna sekali untuk user melakukan kembali ke halaman awal, ataupun ke halaman sebelumnya. nah pada kali ini saya ingin meberikan tutorial itu kepada anda yang ingin membangun sebuah aplikasi.

1. Jalankan Aplikasi Android Studio

Jalankan aplikasi android studio anda dan mulai membuat project baru, seperti biasa jika anda belum tahu cara membuat project baru pada android studio postingan saya sebelumnya sudah ada pada blog ini di link bawah ini. tinggal anda ikutkan saja dengan benar.

Baca Juga Artikel :
Membuat Project Baru dan Menjalankan Project di Android Studio

2. Membuat Activity Baru


Membuat activity baru pada project android studio dengan cara seperti gambar diatas, lalu kembali lagi ke activity_main.xml untuk menambahkan button, rubah menjadi seperti code dibawah ini.

activity_main.xml
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<RelativeLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools" android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="match_parent" android:paddingLeft="@dimen/activity_horizontal_margin"
android:paddingRight="@dimen/activity_horizontal_margin"
android:paddingTop="@dimen/activity_vertical_margin"
android:paddingBottom="@dimen/activity_vertical_margin" tools:context=".MainActivity">

  <TextView
  android:layout_width="wrap_content"
  android:layout_height="wrap_content"
  android:textAppearance="?android:attr/textAppearanceMedium"
  android:text="Halaman Utama"
  android:id="@+id/textView"
  android:layout_alignParentTop="true"
  android:layout_centerHorizontal="true" />

  <Button
  android:layout_width="wrap_content"
  android:layout_height="wrap_content"
  android:text="Halaman Dua"
  android:id="@+id/button"
  android:onClick="startDua""
  android:layout_below="@+id/textView"
  android:layout_centerHorizontal="true" />
</RelativeLayout>
Menambahkan kode seperti dibawah ini kedalam MainActivity.java
Fungsi dari kode ini adalah untuk memanggil file dari DuaActivity.java dan akan menampilkan activity_dua.xml yang di exekusi dari Button Halaman Dua
public void startDua(View view) { startActivity(new Intent(this, DuaActivity.class)); }
Kode lengkapnya akan tampak seperti dibawah ini
MainActivity.java
package com.panelic.backactionbar;

import android.content.Intent;
import android.os.Bundle;
import android.support.v7.app.AppCompatActivity;
import android.view.View;

public class MainActivity extends AppCompatActivity {

@Override
protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.activity_main);
}

// Letakan Kodenya Disini

public void startDua(View view)
 {
  startActivity(new Intent(this, DuaActivity.class));
 }
}
Jika semua sudah sekarang kita menuju ke AndroidManifest.xml untuk menambahkan kode seperti dibawah ini
<activity
     android:name=".DuaActivity"
     android:label="HALAMAN DUA"
     android:parentActivityName=".MainActivity" >
     <meta-data
         android:name="android.support.PARENT_ACTIVITY"
         android:value=".MainActivity" />
</activity>
Kode lengkapnya akan tampak seperti dibawah ini
AndroidManifest.xml
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<manifest xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
package="com.panelic.backactionbar" >

     <application
                android:allowBackup="true"
                android:icon="@mipmap/ic_launcher"
                android:label="@string/app_name"
                android:supportsRtl="true"
                android:theme="@style/AppTheme" >
        <activity android:name=".MainActivity" >
<intent-filter>
<action android:name="android.intent.action.MAIN" />

<category android:name="android.intent.category.LAUNCHER" />
</intent-filter>
</activity>
          <activity
          android:name=".DuaActivity"
          android:label="HALAMAN DUA"
          android:parentActivityName=".MainActivity" >
                <meta-data
                      android:name="android.support.PARENT_ACTIVITY"
                      android:value=".MainActivity" />
                </activity>
      </application>

</manifest>
Jika semua sudah selesai sekarang tinggal jalankan aplikasinya jika tidak ada error maka akan tampak seperti gambar dibawah ini.



Nah itu dia tampilan dari menerapkan Back Action Bar Pada Aplikasi Android.

Terus kembangkan kemampuan yang anda miliki, agar bisa menjadi yang lebih profesional.
Keep Ngulik Kode :)

Sumber : Ngulik Kode